Banyak orang senang untuk memelihara tanaman hias. Bahkan beberapa orang gemar akan tanaman hias yang memiliki keunikan tertentu dan tidak standar seperti jenis tanaman hias biasa saja. Selain dari faktor keindahan dan keunikannya, tanaman hias banyak memberi manfaat bagi segenap orang yang memeliharanya. Seperti salah satunya tanaman yang disebut bernama Nepenthes hookeriana ini. Beberapa kalangan juga menyebut tanaman ini dengan nama N. trucata.

Tanaman hias nepenthes ini memiliki banyak macam variannya. Dimana dari 82 jumlah jenis tanaman ini yang sudah teridentifikasi, sekitar 64 jenisnya berada di Indonesia. Indonesia memang terkenal sebagai negara yang memiliki banyak macam varian baik itu jenis flora maupun faunanya. Sehingga sangat memungkinkan bahwa jenis tanaman unik ini terletak banyak di Indonesia. Terlebih lagi tanaman ini sangat dapat tumbuh dan berkembang di daerah yang beriklim tropis.

Tanaman ini sendiri memiliki wujud yang unik. Beberapa orang menyebut tanaman ini terlihat agak menyeramkan. Karena bentuknya seperti model tanaman kantong semar yang diketahui dari catatan buku pendidikan memiliki rupa yang menyeramkan. Tanaman ini bahkan menjadi role model dari banyak macam cerita fiksi di film, animasi maupun game yang menyampaikan bahwa tanaman ini dapat menelan apa saja mangsanya yang berukuran lebih kecil darinya.

Bentuk dan Aneka Hal Mengenai Tanaman Nepenthes

Meskipun ukurannya cenderung kecil, namun tanaman ini diburu banyak orang hingga ke habitat aslinya. Oleh karena itu keberadaannya menjadi semakin lebih langka hingga sampai ke satu titik yang perlu untuk dilestarikan demi dapat membuat tanaman ini bisa terus hidup dan tidak punah di era ini. Tanaman Nepenthes diminati oleh aneka macam kalangan, tidak hanya bagi kaum pria saja, namun juga wanita bahkan anak-anak. Karena semakin langkanya tanaman ini, harga jual dari tanaman kantong ini pun kian hari semakin mahal. Sehingga makin banyak orang terpacu untuk memburunya. Dan tanaman ini menjadi semakin sulit untuk dibubidayakan.

Tanaman kantong yang memiliki corak artistik ini juga membuat tanaman ini semakin memiliki daya tarik keeksotisannya di mata manusia. Tanaman baru yang ditangkap dari habitat aslinya pun banyak yang tidak dapat bertahan hidup. Sehingga justru alih-alih bisa dikembang biakkan di tempat baru, banyak dari tanaman ini yang justru mati dan layu. Selain itu banyak kalangan manusia yang ikut serta memburu tanaman ini dari habitat aslinya hanya sebatas untuk mengikuti tren yang sedang ramai dilakukan manusia saja. Tanpa memiliki tujuan tertentu yang signifikan akan kehidupan tanaman tersebut. Berikut beberapa contoh dari jenis tanaman Nepenthes:

Tanaman Gracilis

Tanaman yang bernama lengkap Nepenthes gracilis ini merupakan tanaman berbentuk oval di bagian bawahnya yang membentuk silinder di bagian atas tanaman ini. Pada kantong bagian bawahnya terdapat bentuk duri-duri kecil yang membuat serangga lebih mudah untuk dapat merangkak naik ke atas tanaman, tepatnya ke bagian mulut corong tanaman ini. Tanaman Nepenthes dikenal memiliki bau tertentu yang khusus dan dapat memikat serangga untuk dapat mendatangi tanaman ini. Meskipun hal tersebut justru akan berbahaya bagi kehidupan para serangga malang tersebut.

Tanaman Nepenthes gracilis ini terkenal mengkonsumsi serangga dan makhluk berukuran kecil lainnya yang masuk ke dalam corong mulutnya. Tanaman ini memiliki corak dan warna yang menarik sehingga membuat tanaman ini terlihat memikat bagi calon mangsanya. Tanaman Nepenthes gracilis umumnya memiliki warna seperti hijau, merah marun, serta coklat bata kemerah-merahan.

Tanaman Rafflesiana

Seri kedua dari tanaman Nepenthes ini mengingatkan banyak orang akan sosok tanaman raksasa yang menjadi tanaman populer yang spesifik berasal dari kawasan di Indonesia. Disebut dengan nama yang nyaris sama, tanaman Nepenthes rafflesiana juga memiliki kantong dengan ukuran yang besar. Kantong yang ada di bagian bawah tanaman ini bahkan dapat menampung air dalam jumlah yang banyak sekitar 1 liter air. Jenis tanaman Nepenthes yang satu ini didominasi dengan warna hijau kekuningan pada kantong bagian bawahnya dan warna kemerahan di bagian moncong mulut atas. menjadi bentuk tanaman apik dengan 2 warna gradasi pada bagian tubuhnya.

Tanaman Ampullaria

Tanaman jenis Nepenthes yang ketiga ini memiliki kantong roset yang bentuknya unik, menyerupai tempayan. Jenis tanaman ini juga banyak ditemukan hidup bergerombol di kawasan roset daun dari atas permukaan tanah. Mulut kantong di bagian atas dari jenis tanaman ini memiliki ukuran yang lebih kecil dari kantong bawahnya ataupun jenis kantong roset

Keunikan Tanaman Nepenthes

Tanaman Nepenthes ini memiliki banyak macam keunikan. Pada umumnya banyak tanaman Nepenthes akan nyaman untuk hidup di kawasan yang rindang, sejuk serta lembab. Tanaman ini memiliki warna di bagian tubuhnya yang indah sehingga sering disebut sebagai tanaman jenis ornamental plant. Tidak hanya terlihat indah bagi manusia, tanaman ini juga tampak memikat bagi banyak makhluk lain seperti serangga. Sehingga Nepenthes memiliki kemampuan untuk dapat memerangkap serangga yang dipikat dan terjebak masuk di dalam kantongnya. Mulut kantong tanaman ini saat usianya sudah dewasa akan selalu terbuka, sehingga dapat kapanpun menjebak serangga yang sedang dalam kondisi kurang mujur.

Perawatan dari tanaman ini juga cukup sederhana, hanya cukup dengan meletakkan tanaman ini di posisi yang terhalang oleh tanaman besar atau bidang penadah cahaya sehingga tidak langsung terkena sinar matahari. Mengenai kadar air yang dibutuhkan oleh tanaman eksotis ini pun tidak banyak, hanya cukup disiram secukupnya saja agar tidak sampai terlalu kering. Terutama dilandasi akan tanaman ini biasa hidup di tempat yang lembab dan memiliki kadar air yang cukup tinggi. Nah, bagaimana pendapat anda mengenai tanaman indah, eksotis yang sedikit menyeramkan keberadaannya bagi kalangan serangga ini? Tertarikkah anda untuk memelihara dan merawatnya dengan baik?